Harga Komoditas Pangan Surabaya Hari ini
Bagi ibu rumah tangga dan pelaku usaha, memantau pergerakan harga bahan pokok adalah aktivitas rutin yang krusial. Kabar baik datang dari sejumlah pasar tradisional di Surabaya seperti Pasar Keputran, Pasar Tambahrejo, Pasar Pucang Anom, Pasar Soponyono, Pasar Wonokromo, dan Pasar Genteng. Berdasarkan pantauan terkini, mayoritas harga komoditas bahan pangan di Surabaya menunjukkan tren yang cukup stabil.
Stabilitas Harga Bahan Pokok
Data yang dihimpun menunjukkan bahwa sebagian besar kebutuhan pokok tidak mengalami perubahan harga. Komoditas seperti Beras Premium dan Beras Medium masih bertahan di angka Rp 15.583/kg dan Rp 12.666/kg. Harga Gula Kristal Putih juga tetap di level Rp 17.333/kg.
Untuk kebutuhan protein, Daging Ayam Kampung (Rp 64.166/ekor) dan Telur Ayam Ras (Rp 26.500/kg) terpantau stabil. Begitu pula dengan Minyak Goreng Curah yang dibanderol Rp 20.833/kg dan Minyakita di harga Rp 16.020/liter. Stabilitas ini tentu menjadi angin segar bagi daya beli masyarakat di tengah dinamika ekonomi saat ini.
Kenaikan pada Komoditas Sayuran
Meskipun secara umum stabil, terdapat beberapa komoditas yang justru mengalami kenaikan atau inflasi ringan. Cabai masih menjadi primadona dengan harga yang fluktuatif. Cabe Merah Besar mengalami kenaikan sebesar Rp 500 (1,12%) menjadi Rp 45.000/kg. Sementara itu, Bawang Putih Sinco/Honan naik tipis 1,00% atau Rp 333 menjadi Rp 33.666/kg.
Pada kelompok sayuran, Kentang dan Buncis menjadi sorotan karena samasama mengalami kenaikan sebesar Rp 333/kg atau sekitar 2,15% dan 2,13%. Kenaikan ini biasanya dipengaruhi oleh faktor cuaca dan masa panen di daerah sentra produksi.
Komoditas dengan Penurunan Harga
Di sisi lain, ada kabar gembira bagi pecinta protein hewani. Daging Sapi Paha Belakang dan Daging Ayam Ras justru mengalami penurunan. Daging sapi turun Rp 556 (0,46%) menjadi Rp 120.555/kg, sementara daging ayam ras turun Rp 167 (0,48%) menjadi Rp 34.500/kg. Penurunan ini mungkin dipicu oleh peningkatan pasokan di pasarpasar seperti Pasar Wonokromo dan Pasar Genteng.
Selain itu, Cabe Rawit Merah yang kerap menjadi penyebab inflasi, kali ini mengalami penurunan sebesar Rp 833 (1,39%) menjadi Rp 59.166/kg. Ini merupakan kabar baik bagi pecinta sambal di Surabaya.
Update : 16 Juni 2026 Kota Surabaya
Kesimpulan
Secara keseluruhan, pasar komoditas di Surabaya menunjukkan kondisi yang cukup sehat. Dengan harga yang cenderung stagnan di banyak sektor, masyarakat dapat lebih mudah dalam merencanakan pengeluaran belanja harian. Terus pantau update harga bahan pokok di pasar langganan Anda untuk mendapatkan harga terbaik.
#HargaPanganSurabaya #KomoditasStabil #UpdateHarga #DisperindagJatim #PasarTradisional